oleh

Masuk 10 Penyaji Terbaik, SMPN 1 Payung Harumkan Nama Basel di Ajang FLS2N Tingkat Nasional

Penulis : Doni Malik

SIBERINDO, BABEL – Perhelatan ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat nasional tahun 2020 telah usai digelar dan ditutup secara virtual/daring oleh Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional) pada hari jumat (25/9/2020). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini diikuti oleh perwakilan dari setiap provinsi se- Indonesia dan jenjang SMP diluar negeri.

Ada yang berbeda dalam perhelatan ajang tahunan kali ini, karena pelaksanaan tidak secara langsung dan peserta mengirimkan hasil rekaman video yang terpilih menjadi peserta terbaik tiap provinsi dan selanjutnya dikirimkan ke tingkat nasional. Hal ini tidak lazim mengingat ajang ini adalah ajang unjuk kreatifitas siswa dalam bentuk unjuk kemampuan dan skill dalam berkesenian dan biasanya langsug disaksikan penonton dan dinilai oleh dewan juri secara langsung. Akan tetapi tahun ini dilaksanakan secara virtual karena masih dalam masa pandemi covid-19.


Dalam kegiatan ini untuk jenjang SMP ada 5 cabang lomba yang dipertandingkan yaitu Cabang Kreativitas Seni Tari, Musik Tradisional, Menyanyi Solo, Gitar Duet, dan desain poster. Kelima cabang tersebut dipertandingan atau dinilai dari hasil kiriman karya anak-anak yang telah divideokan kemudian diambil peserta terbaik dari semua provinsi.

Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan dalam hal ini Bidang Pembinaan SMP telah melakukan proses seleksi ke setiap sekolah SMP di Bangka Selatan demi untuk memacu semangat peserta didik dalam menumbuh kembangkan kreativitas untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan FLS2N.
Hery Sunandar selaku Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan saat dihubungi oleh OKEYBOZ.COM mengatakan bahwa seleksi yang dilakukan pada tahun ini berbeda dengan proses seleksi pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Empat Kabupaten/Kota di Babel Kembali Masuk Zona Oranye


Proses seleksi yang kami lakukan yaitu dengan sistim “tawar” ke setiap SMP di Bangka Selatan melalui WAG MKKS SMP/MTs Basel, bagi sekolah yang merasa siap, maka dianggap sebagai peserta perwakilan Kabupaten Bangka Selatan untuk melaju ke tingkat Provinsi. Seleksi seperti ini bukan tidak beralasan kami lakukan, mengingat kondisi negara kita masih dalam masa pandemi Covid-19 yang juga berimbas kepada anggaran yang banyak dialihkan dalam penanganan wabah tersebut termasuk anggaran kegiatan dibidang kesiswaan”.ungkapnya.

Dari proses kegiatan ini ada beberapa sekolah yang siap untuk mengikuti ajang FLS2N yang mewakili Bangka Selatan yaitu SMP N 1 Payung, SMPN 5 Air Gegas, SMPN 2 Toboali, SMPN 2 Pulau Besar, SMPN 2 Payung dan SMPN 3 Simpang Rimba dari setiap cabang lomba.

Dari semua tim yang dikirimkan ketingkat provinsi hampir semua cabang perwakilan dari Bangka Selatan masuk peringkat sepuluh besar. Akan tetapi hanya peringkat pertama yang akan mewakili Bangka Belitung ke tingkat Nasional, dan kali ini satu-satunya tim dari Bangka Selatan yang masuk ke tingkat nasional yaitu dari SMP N 1 Payung dari cabang Musik tradisional.

Baca Juga  Gubernur Erzaldi Umrahkan Kafilah dan Pelatih MTQ Nasional Perwakilan Babel

Melalui pesan Whatshaap pelatih sekaligus guru seni dari tim SMPN 1 Payung Edo Rustandi mengatakan bersyukur timnya bisa mengikuti kegiatan FLS2N tahun ini, walau dalam kondisi pandemi Covid-19 mereka tetap berkreasi bersama anak-anak meski banyak kendala dan mampu bersaing bersama peserta lain hingga tingkat nasional.

“Kami bersyukur bisa ikut andil dalam FLS2N tahun ini, walau dalam masa Covid-19 ini, semangat latihan anak-anak luarbiasa, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala sekolah kami yang telah mendukung dan memfasilitasi proses latihan hingga terbentuk tim yang kompak dan mampu menembus level provinsi dan yang paling bahagia masuk 10 penyaji terbaik se Indonesia. terkhusus dari dinas pendidikan juga yang telah memberi kesempatan kepada kami, walau dengan proses seleksi yang berbeda dari sebelumnya, karena tahun ini kami hanya mengirimkan rekaman video karya saja. Sebetulnya sayang sekali, karena kesempatan ini dapat memberikan pengalaman kepada saya dan anak-anak untuk bisa keluar daerah”.ungkapnya.


Berdasarkan hasil pengumuman yang ditayangkan live melalui zoom meeting oleh Puspresnas kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada jumát kemarin semua peserta yang mengikuti FLS2N tahun ini untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhimpun sebanyak 1457 karya terbaik dari anak-anak bangsa yang masuk ke Puspresnas. Salah satu dari ribuan karya yang masuk ke tingkat nasional karya tim SMPN 1 Payung dari cabang musik tradisional mampu menembus 10 karya terbaik se Indonesia dengan judul karya “Utan Nek Angkon”.

Baca Juga  Bupati Belitung Timur : Event Jelajah Pesona Jalur Rempah Digelar 20 Hari

“Alhamdulillah, walau banyak kendala akhirnya tim kami masuk sepuluh besar penyaji terbaik, ini berkat kerja keras anak-anak dan pelatih, walau target kita diawal bisa masuk 5 besar. Dan yang terpenting kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai budaya untuk generasi penerus kita”. Ungkap Sidarta Kepala SMPN 1 Payung Dari hasil jerih payah dan proses yang panjang pada tahun 2020 kali ini Bangka Selatan mampu mempertahankan prestasi seni pada ajang FLS2N karena berhasil menempatkan satu-satunya wakil di tingkat nasional.

“Pada tahun ini kita berhasil mengharumkan nama Bangka Selatan di pentas nasional FLS2N dengan wakil kita dari SMPN 1 Payung, sehingga kita berbangga ternyata anak-anak kita mampu berkompetisi tidak hanya ditingkat provinsi tapi juga ke tingkat nasional. Harapan kami ini menjadi motivasi untuk yang lain agar tetap berprestasi meski dimasa pandemi”. Harap Hery Sunandar Kabid Pembinaan SMP Basel.(aditya)

Sumber : https://okeyboz.com/index.php/2020/09/26/masuk-10-penyaji-terbaik-smpn-1-payung-harumkan-nama-basel-di-ajang-fls2n-tingkat-nasional/

News Feed