Penulis: La Ode M. Murdani
SIBERINDO, BABEL – Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Oksigen Konsentrator dan Oksigen Tabung di tubuh RSUD Sejiran Setason kabupaten Bangka Barat masih menjadi Misteri. Kini giliran Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi Amak Babel Hadi Susilo Angkat Bicara.
Kepada OkeyBoz.com, Hadi Susilo mengatakan, Jika memang indikasi pelanggaran pengadaan oksigen konsentrator memang sudah jelas, kenapa Pihak supremasi belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka dalam kasus itu.
“Kenapa Pihak-pihak yang terlibat tidak langsung di periksa.
Karena kasus ini adalah temuan dan dapat dikatakan sudah valid, apalagi yang di tunggu oleh penegak supremasi hukum,
Publik pun ingin tahu perkembangan kasus itu dan segera tindak lanjuti indikasi tipikornya,”ungkap Hadi. Senin (23/11/2020) Pagi.
Menurut Hadi dalam kasus itu Iapun ikut memantau dari beberapa pemberitaan Media. Dirinya pun menjelaskan kasus tersebut sudah berjalan dua tahun dan belum ada nama saksi yang di periksa pihak tersebut.
“Sudah dua tahun belum ada nama saksi di periksa atau yang tersiar di Media, ada apa ini kenapa tidak dibuka saja agar publik pun tahu siapa dalang di belakang semau ini,” jelasnya.
Sementara informasi yang berhasil dihimpun Okeyboz.com kasus pengadaan oksigen tersebut ada satu mesin oksigen yang tidak di Police Line Oleh aparat penegak hukum,
Hingga ada salah satu oknum aparat diduga ikut melindungi kasus tersebut hingga masalah tersebut tidak naik ke Meja Hijau.
Sebelumnya Kasat reskrim polres Bangka Barat AKP Andri Eko mengatakan kasus dugaan tipikor tersebut masih dalam tahap klarifikasi ke pihak pihak terkait.
Akan tetapi Eko berhenti menanggapi ketika disinggung soal berapa jumlah saksi saksi yang telah diperiksa penyidik.
“Masih tahap klarifikasi pak” ucap Eko singkat melalui pesan What App Selasa (17/11/2020) Lalu.
Terpisah Direktur Reserse Kriminal Khusus (DirKrimsus) Polda Babel Kombes (Pol) Haryo Sugihartono saat di konfirmasi tidak menjawab. Hingga berita ini diturunkan dan akan dikonfirmasi Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Drs Anang Syarif Hidayat dan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Maladi. (aditya)









