oleh

Warga Pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang Toboali Tolak Perusahaan Pelaksana PIP Jika Tak Lakukan Hal Ini

BANGKA SELATAN, SIBERINDO.CO – Perwakilan warga pesisir di Kelurahan Tanjung Ketapang Toboali yaitu warga Sukadamai, Payak ubi, Padang dan nelayan di Pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang, meminta Perusahaan mitra PT Timah yang akan melakukan penambangan laut menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan setempat agar melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga meminta pihak mitra dapat memberikan kompensasi yang jelas kepada masyarakat yang dituangkan dalam bentuk MoU.

Abdul Raya, tokoh masyarakat Sukadamai meminta agar perusahaan yang akan melakukan penambangan dengan PIP supaya terlebih dahulu melakukan sosialisasi secara terbuka minimal dihadiri oleh 250 warga dan dihadiri perangkat kelurahan setempat.

“Jadi ada tiga pernyataan sikap kami, yang pertama kami mendukung adanya aktifitas PIP diwilayah kami namun harus melakukan sosialisasi oleh Direktur perusahaan mitra masing-masing dengan melibat pemerintah kelurahan setempat dan minimal dihadiri oleh 250 warga serta dibuat berita acara. kemudian kompensasi terhadap masyarakat yang sudah disepakati harus dibuat dalam bentuk MoU tertulis dan disaksikan aparat terkait,” kata dia, saat menyampaikan pernyataan sikap bersama ratusan warga di Sukadamai, Minggu (21/11/2020), seperti dikutif dari Baselpos.com, media Group Siberindo.co.

Hingga saat ini, kata dia, baru 2 perusahaan mitra PT Timah yang akan mengelola PIP yang baru melakukan sosialisasi di Wilayah Sukadamai dan Payak Ubi. Ia berharap PT Timah dapat selektif dalam memilih perusahaan mitra yang akan mengelola PIP diwilayah mereka.

“Kami akan menyampaikan pernyataan sikap ini ke PT Timah agar bisa di tanggapi. Jika tidak ditanggapi, kami akan melakukan penolakan terhadap aktifitas PIP diwilayah kami,” tegasnya.

Ditempat terpisah, perwakilan warga Kampung Padang dan Nelayan juga meminta hal yang sama terkait rencana aktifitas PIP diwilayah mereka.

“Jangan asal nyelonong main masuk ke daerah kami. Sosialisai dulu biar jelas, jangan kucing-kucingan, undang warga minimal 250 orang. kompensasi dengan warga terdampak bagaimana, harus jelas. kami akan tolak jika ada mitra yang nyelonong kerja di daerah kami,” Jelas Asamad perwakilan warga nelayan Padang.

Perwakilan Kelurahan Tanjung Ketapang, Faizal, membenarkan terkait masih minimnya perusahaan yang melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kalau yang memberitahukan ke kami di kelurahan untuk Sosialiasi PIP baru beberapa perusahaan saja. semoga pernyataan sikap warga ini menjadi pertimbangan pihak terkait agar tidak gaduh,” katanya.


Sumber: http://www.baselpos.com/berita-2438-ratusan-warga-pesisir-kelurahan-tanjung-ketapang-nyatakan-sikap-terkait-pip–baselposcom.html

News Feed