Penulis : Cepi Marlianto
SIBERINDO, BABEL – Walikota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Maulan Aklil, merasa bersyukur jembatan gantung yang digadang-gadang menjadi ikon Kota Beribu Senyuman runtuh sebelum peresmian.
Lantaran, pembangunan jembatan tersebut belum dibayarkan sepenuhnya. “Kalau saya pribadi, saya bersyukur sekali kejadian itu terjadi sebelum peresmian, sebelum kita bayar total,” katanya kepada OkeyBoz.com, Senin (19/10/2020).
Menurut Molen sapaan akrabnya, kejadian tersebut setidaknya dapat membuat para pengawas pelaksanaan pembangunan serta pihak kontraktor untuk lebih mawas diri dalam pembangunan sekaligus dapat bertanggungjawab.
“Mereka akan lebih mawas diri dan berhati-hati dalam segi perencanaan dan pengerjaannya. Yang pasti mereka harus bertanggung jawab, bagaimana kontraktor harus menyelesaikan tugas mereka, melaksanakan kewajiban mereka kita tunggu saja,” sebut Molen.
Selain itu, ia juga mewanti-wanti pihak kontraktor apabila pembangunan tersebut tidak selesai sesuai jadwal. Sebab sanksi denda sudah menunggu.
“Saya berharap itu (pembangunan jembatan-red) dapat sesuai on schedule (sesuai jadwal-red). Tetapi kalau tidak, mereka juga tanggung jawab, kena denda segala macam. Kalaupun nanti tidak selesai di tahun 2020 ini mereka kena denda dan tetap mengerjakan. Nanti mereka dibayar di anggaran perubahan seperti itu aturannya,” tukasnya. (aditya)
Sumber : https://okeyboz.com/index.php/2020/10/19/jembatan-gantung-bakal-jadi-ikon-pangkalpinang-ambruk-molen-wanti-wanti-kontraktor/










