oleh

Tak Mengindahkan Rekomendasi DPRD Babar, KIP Belo Laut Terus Beroperasi

Penulis : La Ode M. Murdani

SIBERINDO, BABEL – Salah satu Nelayan Pesisir desa Belo Laut, kecamatan Mentok, kabupaten Bangka Barat, menilai pihak PT Timah Tbk tidak mengindahkan rekomendasi DPRD kabupaten Bangka Barat dan Komisi IV DPR RI terkait penyetopan aktivitas Kapal Isap Produksi (KIP).

Demikian disampaikan langsung, perwakilan Nelayan Noridi kepada Okeyboz.com, Rabu (9/12/2020) melalui sambungan telepon. Menurut Noridi aktivitas KIP yang sampai saat ini masih terus beroperasi.

“Mereka terus bekerja, maka saya lihat himbauan DPR dan Nelayan dalam hal ini tidak di tanggapi, padahal sudah jelas kemauan nelayan, agar KIP berhenti dan pergi dari Pesisir Belo Laut,” kata Noridi.

Baca Juga  Mangrove Aik Munjang, Pilihan Wisata Alam Eksotis Kurau Barat

Menanggapi hal ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Independen Nasionalis Anti Korupsi (Inakor), Evan Satriadi menilai kegiatan Kapal Isap Produksi (KIP) di laut Belo Laut yang sampai saat masih memanas.

“Kalau Dewan dan Nelayan sudah minta berhenti, yah berhenti lah dulu karena kalau masalah ini di biarkan apakah bisa di jamin, masayarakat tinggal diam kasihan lah Masyarakat Nelayan jangan terlalu di tindas mereka mau cari makan di mana lagi kalau bukan di laut itu. Terus kalau di rusak oleh Kapal Isap mereka mau makan apa.”cetusnya.

Baca Juga  Molen Terus Kejar Pembangunan Pelabuhan New Port of Pangkalbalam

Sementara itu Ketua LSM Amak Babel Hadi Sosilo, Saat di temui Okayboz, mengatakan, Pihaknya menyayangkan pihak PT Timah tidak mengindahkan rekomendasi dari komisi IV DPR RI dan DPRD kabupaten Babar.

“Saya sangat prihatin dengan kehidupan nelayan belo laut yang saat ini sedang, kesulitan ekonomi karena Covid 19 Di tamba lagi penzoliman oleh PT Timah dan mitranya,” bebernya.

Baca Juga  Berkat Pemberitaan di Media OKEYBOZ.COM, Bantuan Untuk M Fikri Terus Mengalir

Hadi berharap, pihak pihak terkait Masih memiliki hati nurani. Untuk memberikan yang terbaik kepada Nelayan Belo Laut yang terdampak adanya, kegiatan KIP di wilayah Tangkapan Nelayan. Ia pun melirik Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) agar berpartisipasi Aktif membantu permasalahan masyarakat Nelayan Belo Laut.

“Terus apa kontribusi HNSI babel kepada Nelayan di belo laut. Karena HNSI tersebut adalah induk para nelayan untuk membantu menyelesaikan Masyarakat Nelayan. (ADITYA)

News Feed