Penulis : Cepi Marlianto
SIBERINDO, BABEL – Meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akhir-akhir ini membuat dua tempat karantina yang disediakan yakni wisma BKPSDMD dan wisma Asrama Haji penuh. Sehingga, sebagian pasien Covid-19 tidak bergejala yang tak tertampung harus menjalankan isolasi mandiri dirumah.
Guna menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Babel bakal menyewa dua hotel di Pulau Bangka dan Belitung, sebagai upaya mengisolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang kian melonjak. Sedangkan ketersediaan ruangan di wisma isolasi yang semakin terbatas.
“Dua hotel ini nantinya akan dikhususkan untuk pasien orang tanpa gejala (OTG-red) seperti dilakukan di beberapa provinsi,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, Rabu (30/12/2020).
Mikron menuturkan, secara teknis penyewaan hotel saat ini sedang dibahas sembari menunggu kucuran anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kita melakukan permohonan bantuan ke BNPB untuk biaya sewa hotel untuk dijadikan tempat karantina. Karena, dalam sehari ada 50 hingga 60 kasus baru, sehingga ketersediaan ruang isolasi di wisma karantina semakin terbatas,” tuturnya.
Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Babel, kasus kumulatif orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Babel mencapai 2.192 orang, dengan rincian 1.628 orang dinyatakan bebas Corona, 531 orang sedang menjalani perawatan, dan 33 orang meninggal dunia.
Sedangkan, dua wisma karantina yang disediakan yakni wisma BKPSDMD Provinsi Babel dengan kapasitas kamar yang berjumlah 65 ruangan saat ini yelah dihuni sebanyak 49 orang. Untuk wisma Asrama Haji dengan kapasitas 47 kamar telah dihuni sebanyak 62 orang. (aditya)










