Penulis : Koes || Editor : Aditya.
SIBERINDO, BABEL — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi kepulauan Babel melakukan kunjungan kerja ke Desa Gudang kecamatan Simpang Rimba kabupaten Bangka Selatan, Selasa (24/8/2021).
Kunjungan sebanyak 13 orang pansus DPRD Provinsi Babel dan 3 orang staf beserta beberapa orang dari Dinas Kearsipan Daerah Provinsi Babel itu guna mendapatkan informasi tentang perjuangan Batin Tikal dalam membebaskan Bangsa ini dari penjajahan.
Rombongan Pansus DPRD Provinsi Babel ini dipimpin ketua pansus Ringgit Kecubung yang disambut langsung oleh ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Gudang Muslimin, Kaur Umum Pendi, Kaur Perencanaan Darna, Desi Apriani Kasi Pemerintahan, S.Nurmala Kaur sari S. Ap, Kadus 1 Robu’an Saputra kadus 3 Johan Andrean yang bertempat di kantor desa Jl. Batin Tikal Desa Gudang.
Ketua pansus, Ringgit Kecubung mengatakan bahwa kunker dilakukan dalam rangka menggali informasi dan masukan untuk perda kearsipan yang saat ini sedang digodok oleh anggota legislatif Bangka Belitung.
“Dengan menggali informasi tentang sejarah pejuangan Batin Tikal di desa Gudang ini diharapkan akan dimuatkan ke dalam arsip statis ataupun arsip kesejarahan,” ungkap Ringgit.
Turut di undang dalam pansus ini ketua Bekaes Budaya Bangka Belitung Kulul Sari yang diminta sebagai informan tentang sosok dan perjuangan Batin Tikal.
Dalam keterangannya, Mang Kulul, demikian ia disapa yang banyak mengungkap sejarah perjuangan Batin Tikal dari penuturan orangtua yang sempat ia temui.
Selain itu Mang Kulul juga banyak mengungkapkan sejarah perjuangan Batin Tikal dari buku-buku sejarah yang ditulis oleh sejarawan Bangka Belitung Akhmad Elvian dan buku-buku lain yang ia baca.
dalam versi cerita rakyat Mang Kulul menceritakan bahwa masyarakat Batin Tikal di makamkan di desa Gudang dimana makam tersebut disamarkan namanya yaitu Batin Samad.
Mang Kulul sangat berharap Batin Tikal bisa di ajukan sebagai pahlawan,
“Mewakili keluarga, kami sangat berharap Batin TiKal bisa di jadikan pahlawan nasional”, harapnya.
Di akhir pertemuan Mang Kulul sempat mengutarakan kepada seluruh pansus DPR agar ada donatur yang bisa mencetak ulang buku ” Batin Tikal Pejuang Dari Kampung Gudang” karya sejarawan Babel Akhmad Elvian,
“Bapak ibu, bila ada yang bersedia, mohon kiranya menjadi donatur untuk mencetak ulang buku karya pak Akhmad Elvian”, harapnya.(OB)










