oleh

Markus Bantah Mahasiswa AKP Jababeka Terlantar

SIBERINDO, BABEL –  Markus SH selaku Bupati Bangka Barat sisa masa jabatan 2016-2021 mengklarifikasi tentang pemberitaan miring di salah satu media tentang beasiswa gratis avokasi di Akademi Komunitas Presiden (AKP) Jababeka Cikarang Bekasi kepada anak-anak asal Bangka Barat.

Hal tersebut diungkapkannya pada saat jumpa pers dengan awak media di Pal 2 Muntok, Sabtu (27/3/2021) sore

” Masalah AKP, saya meluruskan dan kalian bisa konfirmasi juga dengan pihak kejaksaan, bahwa kami tidak pernah dipanggil, kalau minta klarifikasi ada, tapi kalau dipanggil secara resmi maupun di BAP tidak pernah, setahu saya tidak ada,” tegasnya

Baca Juga  Ekspedisi Geopark Kaldera Toba HPN 2023 SMSI, Kapolda Sumut Panca Simanjuntak: Mantap!

Markus juga menegaskan, bahwa dana yang diperuntukkan bagi mahasiswa AKP tersebut sebesar Rp.509 juta, bukan 1 Milyar seperti yang dituduhkan di pemberitaan tersebut dan penyalurannya dari dana CSR langsung kepada Yayasan Jababeka.

” Saya ingin luruskan dana 1 M Kalau tidak salah dalam pemberitaan, yang sebenarnya 509 juta.
nilai 1 M itu kami terkejut juga dari mana bisa mencapai 1 M itu, data terakhir kata Bu Ros (Kepala KPPTSP) itu kurang lebih 509 juta tidak ada sampai 1 M yang berasal dari pelaku usaha Bangka Barat melalui CSR, langsung disalurkan ke Jababeka tidak melalui kami,” tegas Markus

Baca Juga  Duet Markus - Badri Syamsu Akan Pertahankan Kursi Bupati Babar

Adanya ungkapan bahwa mahasiswa tersebut sekarang nasibnya tidak jelas dan terlantar, dikatakan Markus sungguh tidak benar, dan hal tersebut dapat di crosscheck ke pihak Jababeka langsung.

” Informasi yang kita dapat, anak-anak sekarang sudah ada yang magang, sebagian pulang ke sini karena kondisi covid. Pihak Jababeka juga menyampaikan, kalau tidak percaya silakan di crosscheck di Jababeka kondisinya. Saya menyayangkan kalau ada yang bilang tidak bermanfaat karena ini bermanfaat. Saya rasa anak-anak tidak terlantar, darimana terlantarnya,” cetusnya

Baca Juga  Hari Pahlawan ke-75 Kobarkan Semangat Perjuangan Bangkit Dari Pandemi

Markus sangat menyesalkan tindakan awak media yang memberitakan tidak cover both side, tanpa konfirmasi langsung kepada pihak terkait seperti dirinya.

” Jadi kita menyayangkanlah, harusnya selaku media harus konfirmasi juga kepada Saya, mantan Bupati tentang berita itu. Sampai sekarang tidak ada konfirmasi ke saya, jadi saya mengharapkan ini sebenarnya berimbang, bukankan berita tuh harus berimbang,” pungkasnya.(aditya)

News Feed