oleh

Pemprov Babel Terima 23 Audiensi Aliansi BEM Daerah Babel, 23 Aspirasi Jadi Catatan Penting

BABEL.SIBERINDO.CO – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Sekda Babel), Fery Afrianto, menerima audiensi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Bangka Belitung Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang yang selanjutnya bergeser ke Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (25/9/2026).

Audiensi tersebut didampingi Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para Asisten, Staf Ahli, dan para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, DPRD, dan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi serta membahas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Bangka Belitung.

Dalam audiensi tersebut, Aliansi BEM Daerah Bangka Belitung menyampaikan 23 tuntutan. Aspirasi tersebut mencakup persoalan pendidikan, kesehatan, pertambangan, lingkungan, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan pangan, kemiskinan, infrastruktur, hingga transparansi dan pelayanan publik.

Baca Juga  Dirawat di RSUD Depati Hamzah, Bayi 3 Bulan Itu Karena Menderita 3 Penyakit Ini

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Pj. Sekda menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan Aliansi BEM Daerah menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

“Pada prinsipnya apa yang disampaikan menjadi hal yang penting untuk Provinsi Bangka Belitung. Hal yang menjadi kewenangan Provinsi Bangka Belitung akan kita laksanakan secara cepat, sementara hal yang merupakan kewenangan Bupati/Wali Kota akan kita sampaikan kepada Bupati/Wali Kota untuk dapat melaksanakan apa yang menjadi kewenangannya terkait dengan kondisi yang ada di daerah masing-masing,” ujar Pj. Sekda Fery.

Baca Juga  Investasi Naik 'Semakin Tersenyum', Anggota Dewan Soroti Waralaba di Pangkalpinang

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah isu yang disampaikan mahasiswa turut mendapat penjelasan dari pemerintah daerah, termasuk kondisi infrastruktur, aktivitas pertambangan, ketahanan pangan, jaminan kesehatan, ketersediaan air bersih, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Babel, Pahlevi Syahrun menegaskan bahwa sejumlah persoalan yang disampaikan mahasiswa, mulai dari pertambangan, lingkungan, ketepatan data penerima bantuan sosial, hingga pelayanan kesehatan, juga menjadi perhatian DPRD dan terus didorong untuk mendapatkan solusi.

“Kami di DPRD tidak hanya berhenti karena adanya tuntutan mahasiswa. Ada hal-hal yang memang perlu kita benahi dan tata, dan ini terus kita suarakan kepada instansi terkait. Karena itu, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota, dan instansi vertikal menjadi penting agar persoalan yang dirasakan masyarakat dapat ditindaklanjuti,” tuturnya.

Baca Juga  Jokowi Sapa Prabowo, Teriakan Presiden Menggema dari Kader PKB

Ia juga mengapresiasi penyampaian aspirasi mahasiswa yang dilakukan melalui ruang dialog. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memastikan berbagai persoalan di masyarakat dapat disampaikan secara terstruktur dan menjadi bahan pembahasan bersama.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selanjutnya akan mencermati dan menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing perangkat daerah. Untuk persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota maupun instansi lainnya, aspirasi akan diteruskan kepada pihak yang berwenang.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, mahasiswa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam merespons berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(***)

News Feed