oleh

MAN 1 Bangka Terapkan Program Pembelajaran E-Learning

SIBERINDO, BABEL — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bangka mulai akhir maret 2021 akan melakukan sistem program pembelajaran E learning.

Program pembelajaran E learning adalah sistem belajar berdasarkan sistem pengajaran formal namun dengan bantuan alat elektronik seperti, Komputer, Gadget, Laptop dan Internet menjadi komponen yang terpenting dalam program E learning ini.

Bagi siswa dan siswi secara bergiliran dan setiap harinya ada 2 bidang studi dan untuk E learning itu MAN 1 Bangka sudah menyiapkan Prokes di sekolah.

Baca Juga  Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka, Sumadi S.Pd : Untuk Sementara Daring Dulu

Hal itu dikatakan Drs. Taufik M.Pd Kepala MAN 1 Bangka saat ditemui Okeyboz. com diruang kerjanya, Selasa (23/2/2021)

“Rencananya besok kita akan melakukan rapat dengan para waka di sekolah, terkait dengan E learning ini dan nantinya untuk siswa dan siswi, yang akan kita berlakukan ada 2 sesi yakni sesi pertama dan sesi kedua,” terang Drs. Taufik M.Pd.

Menurut Taufik kalau sistem pembelajaran daring kemarin kurang efektif, dan dengan sistem E learning ini siswa dan siswi akan melakukan pembelajaran di Sekolah, tapi menggunakan alat bantu elektronik bukan guru yang akan mengajar seperti biasa.

Baca Juga  Ketua ILUNI UMB Nilai Sosok Jenderal Dudung Abdurachman Wahid Miliki Potensi Besar Pimpin Indonesia

“Jadi nanti siswa dan siswi kita yang akan ke Sekolah dan melakukan belajar layaknya tatap muka, tapi bukan guru yang mengajarkan melainkan menggunakan alat bantu elektronik tersebut,” ujarnya.

Lanjut Taufik untuk itu lah pihaknya sudah mulai menyiapkan APD dan Prokes dengan 3 M untuk di Sekolah karena itu merupakan mutlak untuk diterapkan, serta pihaknya dalam waktu dekat akan berkonsultasi ke Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka terkait pembelajaran E learning tersebut.

Baca Juga  PT. Timah Salurkan Bantuan Tabung Oksigen Kepada Pemkab Bangka

“Kita sudah menyiapkan segala sesuatunya termasuk APD dan Prokes dengan 3M serta ruang kelas sudah mulai kita semprot, dan nanti kita dalam waktu dekat ini akan berkonsultasi ke Satgas Covid-19 maupaun pihak yang terkait, untuk membahas E learning ini diperbolehkan atau bagaimana,” tandasnya.(aditya)

News Feed