Penulis : Cepi Marlianto
SIBERINDO, BABEL – Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sudah mulai dicairkan.
Namun, dari sekitar 4000 orang pelaku usaha yang mendaftar hanya 400 orang saja yang sampai saat ini menerima stimulus dari pemerintah tersebut.
“Untuk BLT sebesar Rp 2,4 juta ini hanya 400 pelaku usaha yang dapat,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, Rabu (23/9/2020).
Dikatakan Donal, mengapa hanya sebanyak 400 orang pelaku usaha yang mendapatkan BLT tersebut, lantaran sebelumnya telah melalui tahap seleksi yang dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Jadi kalau untuk bantuan itu (BLT-red) dari pusat itukan seleksi, kami tidak bisa mengintervensi untuk semua pelaku usaha harus dapat, kita tidak bisa,” jelasnya.
Selain itu lanjutnya, mereka yang menerima bantuan tersebut adalah para pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja atau pinjaman dari perbankan.
“Untuk penerima bantuan sebesar Rp 2,4 juta itu sebenarnya mereka tidak sedang mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR-red). Kalau sudah mendapatkan KUR tidak bisa dapat bantuan yang lain lagi,” ucap mantan Kadis Kominfo ini.
Kendatipun demikian, sebelumnya Pemerintah Kota Pangkalpinang juga telah mengajukan untuk bantuan BLT. Namun karena terkendala aturan pihaknya hanya bisa memfasilitasi belanja barang.
“Kemarin Pemkot mengajukan untuk BLT, namun terkendala oleh aturan karena kita bukan status tanggap darurat jadi kita sekarang ini hanya memfasilitasi mereka (pelaku UMKM-red) misal perlu barang itu yang bisa kami.
Jadi kalau kita ingin membantu dalam bentuk uang kita tidak berani karena bertentangan dengan aturan sebab belum ada aturan yang jelas, kecuali untuk bansos boleh,” tukas Donal. (OB)
Sumber : https://okeyboz.com/index.php/2020/09/23/blt-rp-24-juta-cair-hanya-ratusan-pelaku-usaha-yang-dapat/










