Siberindo.co.Bangka. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universiatas Bangka Belitung (UBB), melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Tingkat Universitas (PMTU), di desa Jada Bahrin, Jumat 22/07/2022
Program PMTU ini fokus pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat untuk meningkatkan ketercapaian Vaksin Covid-19. Adalah masyarakat desa Jada Bahrin yang berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, dan pendataan vaksin covid-19. Kegiatan yang terpusat di gedung serba guna desa ini dihadiri oleh puluhan masyarakat.
Ketua kegiatan PMTU, Fajar Indah Puspita Sari mengungkapkan bahwa antusiasme warga desa sangat tinggi dari kegiatan yang juga memfasilitasi pemeriksaaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
“Masyarakat Desa Jada Bahrin cukup antusias mengikiti kegiatan ini, berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami lakukan masyarakat desa Jada Bahrin sebagian besar mengalami masalah kesehatan yang terkait hipertensi dan kolesterol sehingga kegiatan ini sangat tepat sasaran”, ujar mahasiswi jurusan kimia UBB ini.
Kegiatan yang melibatkan Tim dari medical care UBB: dr. Kamalia Layal dan perawat serta beberapa mahasiswa lintas jurusan ini dengan harapan masyarakat memiliki kesadaran mengenai menjaga pola hidup sehat, menjaga pola makanan seimbang, memahami bahan tambahan makanan yang bersiko bagi kesehatan, sehingga kesehatan masyarakat meningkat dan terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu contoh penyakit tersebut adalah hipertensi.
Salah satu warga yang melakukan tes kesehatan mengatakan senang dengan adanya kegiatan ini di desa mereka.
“Materi yang disampaikan dr. Kamalia sangat menarik, apa lagi ada tes kesehatan gratis, Alhamdulillah saya masih di batas aman, tapi beberapa teman saya ada yang kurang aman, misalnya ternyata tekanan darahnya tinggi”, ungkap Wati.
Sebelum kegiatan edukasi dilaksanakan para mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan ini telah melakukan survey berupa penyebaran kuisioner ke warga atas arahan dari dosen pelaksana. Isi kuisioner itu adalah beberapa pertanyaan seputar alasan warga melakukan vaksin atau tidak, sehingga kegiatan ini sangat bagus untuk mencari solusi bersama agar vaksinasi bisa terus digalakkan. (redaksi)










