Penulis : Cepi Marlianto
SIBERINDO, BABEL – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan, kebijakan Rapid test Antigen yang mulai diberlakukan kemarin dilakukan bukan untuk kepentingan pemerintah semata, melainkan untuk menjaga kesehatan masyarakat bersama.
“Sama seperti daerah lain, tidak ada yang beda-beda. Intinya kebijakan yang kita ambil ini untuk menjaga kesehatan masyarakat bersama. Kami ingin masyarakat sehat dan ekonomi kuat, apabila kita terpuruk terlalu dalam kita akan sulit mengangkatnya,” kata Erzaldi, Selasa (22/12/2020).
Selain itu, Erzaldi menuturkan kebijakan rapid test antigen ini guna mencegah klaster baru menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan libur panjang akhir tahun. Apalagi, saat ini juga penyebaran Covid-19 transmisi lokal mulai meningkat perharinya.
“Bukan berarti kita melakukan kebijakan rapid test antigen ini ingin menjadikan beban kepada masyarakat, itu tidak. Tetapi, kita ingin bersama-sama agar orang yang dari luar daerah tidak menambah transmisi lokal, jadi kita antisipasi terlebih dahulu.
Ini juga sebagai langkah mengantisipasi masyarakat yang haus akan liburan, apalagi ini libur panjang. Kalau kita tidak melakukan kebijakan seperti ini kami khawatir masyarakat abai. Sementara kita berjibaku di transmisi lokal, kalau kita tidak cegah di pintu masuk sama saja bohong,” jelasnya.
Kendati demikian, mengingat kasus Covid-19 di Babel yang sudah menyentuh angka 1.718 ia mengingatkan masyarakat untuk menjadikan protokol Kesehatan Covid-19 sebagai kebutuhan.
“Kita berharap masyarakat dapat menjaga protokol kesehatan yang saat ini bukan lagi menjadi suatu kewajiban melainkan sesuatu kebutuhan. Tolong jangan abai protokol kesehatan, saat ini penambahan orang yang terpapar di Babel mencapai 50 orang per hari, tingkat kesembuhan 35 orang per hari. Artinya ada jarak 15 orang yang bertambah setiap harinya.
Jadi, kita jangan abai dengan protokol kesehatan. Ini merupakan usaha kita agar kita betul-betul sehat, kalau kita sehat insya Allah orang lain juga sehat,” tukas Gubernur. (aditya)










