oleh

Belanja Pemerintah di Babel Tahun 2020 Capai Rp8.994,7 Miliar

Caption : Kepala Kantor Perwakilan Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fahma Sari Fatma

 

SIBERINDO.CO, PANGKALPINANG – Kepala Kantor Perwakilan Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fahma Sari Fatma mengatakan, sampai dengan 31 Oesember 2020, realisasi belanja APBN di Babel mencapai Rp 8.994,7 miliar atau sebesar 98,2 persen dari pagu sebesar Rp 9.157,8 miliar.

“Realisasi belanja tersebut meliputi realisasi Belanja Pemerintah Pusat melalui K/L sebesar Rp2.427,2 miliar dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TTKD) sebesar Rp6.567,5 miliar.

“Secara nominal, realisasi Belanja K/L tumbuh negatif sebesar 2.6% persen (yoy), namun secara presentase mengalami peningkatan 2,3 persen (yoy) menjadi 96,1 persen,” kata dia di Pangkalpinang, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga  Strategi Pengembangan Komoditi Sagu di Babel

Fahma menuturkan, upaya pemerintah dalam melakukan percepatan belanja di semester ke II 2020 terlihat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi akhir semester I yang baru mencapai 38,9 persen. Hal itu, dikarenakan berjalannya kembali kegiatan yang sempat terhenti akibat relokasi anggaran dan refocussing kegiatan.

Berdasarkan jenis belanjanya, capaian realisasi Belanja pegawai sebesar Rp980,9 miliar dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp 4,9 miliar.

“Namun demikian, percepatan realisasi belanja sangat terlihat pada dua jenis belanja
lainnya, yaitu Belanja Barang dari pagu Rp 1.080,7 miliar dan Belanja Modal dari pagu Rp 458.2 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan negatif 14,5 persen pada belanja barang disebabkan oleh lebih sedikitnya alokasi tahun anggaran 2021, khususnya karena adanya kebijakan refocusing dan realokasi yang dilakukan secara nasional untuk mendukung Program PEN. Selain itu, Kebjakan belanja barang Juga dilakukan melalui efisiensi belanja barang yang tidak mendesak dan penyesualan bentuk kegiatan,” terang Fahma.

Baca Juga  Hadiri Konsilidasi di Banten, Muzani Kenang Almarhum Desmond: Perjuangan Harus Kita Lanjutkan

Ditambahkan dia, untuk realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada tahun 2020 sebesar Rp6,57 triliun.

“Realisasi Dana Bagi Hasil (DBH-red) mencapai Rp543,32 miliar atau 99,6 persen dari total pagu, Dana Alokasi Umum (DAU-red) mencapai Rp4.046.27 miliar atau 99.6 persen dan total pagu, Dana Insentif Daerah (DID) mencapai Rp253,91 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK-red) Non Fisik mencapai Rp783,22 miliar. Sedangkan Realisasi DAK Fisik mencapai Rp630,37 miliar atau 93,2 persen dan Dana Desa mencapai Rp318,40 millar atau 100 persen dari pagu,” tukasnya.

Baca Juga  Sekjen Gerindra Ajak Kader Menangkan Prabowo dengan Tenang dan Santun

Untuk penyaluran APBN sepanjang tahun 2020 di Babel telah menghasilkan berbagai macam output pembangunan baik fisik maupun non fisik, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Di bidang kesehatan antara lain berupa pembangunan dan rehabilitasi 546 unit sarana dan prasarana posyandu. (Aditya)

News Feed