Siberindo.co.Pangkalpinang. Malam nisfu sya’ban merupakan malam pertengahan di bulan sya’ban, Malam tersebut juga menjadi salah satu malam penuh barokah. Malam yang diperingati umat islam untuk memperbanyak istighfar dan ibadah sunnah lainnya.
Nisfu sya’ban yang jatuh pada hari Juma’t 18 Maret 2022, diisi oleh Dewan Kemakmuran Masjid Zahra Al Qurrotuaini Gardu Induk Kampak dengan menyelenggarakan acara Nganggung Bersama, Pemberian Santunan Anak Yatim serta Tausiyah agama oleh ustadz Dede Ircham, selepas sholat isya.
Acara yang sejatinya akan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini diikuti oleh puluhan jamaah, nampak juga ikut hadir selain Asisten III Babel yang mewakili gubernur, Sekretaris Satpol-PP Babel, dan Bapak Ismiryadi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan oleh ketua DKM Zahra Al Qurrotuaini Abu Bakar Usman S.H.I, kemudian sambutan dari gubernur Babel yang diwakili oleh Asisten III Yunan Helmi.
“Saya selaku ketua DKM Zahra Al Qurrotuaini mengucapkan alhamdulillah acara peringatan malam nisfu sya’ban tahun ini terlaksana dengan baik dan lancar, kami dari Pengurus DKM mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada para penyumbang dalam memberikan santunan kepada anak yatim, sejatinya kami memang menyediakan kotak amal khusus anak yatim di masjid, yang kami kumpulkan untuk dibagikan kepada 25 orang anak yatim, namun alhamdulillah ada tambahan dari dua jamaah di tengah acara kita malam hari ini, ” ujar Pria asal desa Perlang yang akrab disapa Abi ini.
“Pak Gubernur mohon maaf atas ketidakhadiran beliau malam ini, namun jangan sampai mengurangi khidmat acara kita malam ini, kepada adik-adik (anak yatim), tetap semangat, ” ungkap Yunan Helmi.
Dalam tausiyahnya ustadz Dede Ircham memberikan nasehat kepada para jamaah tentang fenomena yang sedang terjadi saat ini.
“Antrian untuk membeli minyak goreng saja begitu membludak, masa iya untuk datang ke masjid jadi malas, kita harus terus menjaga keimanan dan ketaqwaan guna menyambut kedatangan bulan suci ramadhan, ” ujar ustadz Dede dalam penggalan ceramah agama yang disampaikan.
Acara ditutup dengan santap makan bersama dari dulang-dulang serta makanan yang dibawa para jamaah. (redaksi)










