Pangkalpinang, Siberindo.co –
Sampah dapur atau limbah organik yang terbuang percuma di tengah masyarakat serta sering kali mengakibatkan lingkungan disekitar menjadi kurang sehat, tercemar akan polusi udara yang dapat menimbulkan aroma kurang sehat.
Siapa sangka, ditangan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat ‘ Berkah ‘ Semabung Lama, justru menjadi peluang untuk dapat memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan permasalahan limbah ( sampah) tersebut menjadi peluang bisnis yang sudah tentu dapat menambah pundi – pundi pemasukan keuangan para anggota KSM.
Achmad Ruspandi, Ketua KSM ‘ Berkah ‘ Semabung Lama, bercerita awal pemanfaatan sampah ini merupakan buah pikir dirinya bersama pengurus untuk dapat mengurangi sampah diwilayah tempat tinggalnya, dimana setiap waktu volume sampah semakin hari bertambah banyaknya dan sudah tentu tingkat kekumuhan semakin meningkat.
” Sampah yang berserakan membuat kesan tempat tinggal kami seperti kumuh, karenanya kami berpikir untik memanfaatkan limbah rumah tangga tersebut, akhirnya kami bersepakat untuk mengelola menjadi pupuk bagi tanaman,” ujarnya saat ditemui di lokasi pengelolaan sampah, Rabu ( 15/7/2020 ).
Sampah – sampah yang awalnya tidak terpakai dan terbuang percuma tersebut diolah kembali melalui suatu proses fermentasi untuk dijadikan media tanam kompos organik dan pupuk cair yang dapat mengembalikan unsur hara tanah yang sangat baik untuk menyuburkan tanah bagi tanaman, baik itu tanaman hias maupun buah – buahan.
Ruspandi berharap kedepan pemanfaatan limbah sampah organik ini mendapat respon positif dari masyarakat karena selain memiliki nilai ekonomi, langkah ini juga dapat membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat, menjaga lingkungan sehat akan membuat jiwa menjadi sehat. ( Hendiyar ).










