oleh

ABP Luruskan Keributan Yang Terjadi di Wisma Corona Babel

Penulis : Cepi Marlianto || Editor : Adityawarman

SIBERINDO, BABEL – Setelah ramainya pemberitaan di media terkait keributan yang terjadi di Wisma BKPSDMD Babel. Hari ini, Sabtu (10/10/2020) kembali diluruskan Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno (ABP)

Setelah dirinya (ABP-red) berkomunikasi dengan AD yang diduga terlibat keributan dengan RFS remaja umur 18 tahun, AD mengaku tidak melakukan pemukulan.

“Om, AD itu Saya. Dan Saya tidak melakukan pemukulan sama sekali bahkan ketemu orangnya pun tidak,” kata Andi Budi menirukan omongan AD, Sabtu (10/9/2020).

Menurut ABP, AD mengakui bahwa dirinya membalas komentar RFS lantaran komentar remaja 18 tahun tersebut tak wajar menurutnya.

Baca Juga  Prabowo Usai Terima Dukungan JoMan: Saya Berasa Makin Optimis dan Lebih Muda 23 Tahun

“AD merupakan pasien dikarantina balai diklat, memang dirinya turut membalas komentar RFS di grup karena tidak wajar komentarnya. Tetapi kalau pemukulan bahkan pengeroyokan sama sekali tidak betul.

Menurut pengakuan AD bersama tiga rekan Brimob lainnya dirinya berada di wisma 4 sedangkan RFS itu di wisma 3,” jelas ABP.

Sempat diberitakan sebelumnya, pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) belum berakhir. Namun hal keributan tak pantut dicontoh ditunjukan oleh pasien Corona yang dikarantina di wisma BKPSDMD Babel.

Pasalnya remaja usia 18 tahun inisial RSF yang merupakan seorang pasien Covid-19 terlibat keributan dengan AD pasien Covid-19 yang juga sama-sama dirawat ditempat tersebut.

Baca Juga  Babel pastikan stok beras cukup hingga Lebaran Idul Fitri

“Keributan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, kami dapat informasi dari wisma BKPSDMD bahwa terjadi keributan sesama pasien yang berada di wisma,” ujar Andi Budi Prayitno kepada OkeyBoz.com, Jumat malam (9/10/2020).

Dijelaskan ABP, keributan RFS dengan AD ini lantaran tersinggung dengan komentar korban di salah satu Whatsapp grup.

“Jadi di wismakan ada grup Whatsapp pasien dengan perawat dan dokter untuk berkomunikasi. Namun karena  tersinggung dengan komentar korban di WA tersebut. Informasinya komentarnya emoticon tetapi saya belum tahu secara pasti, lalu mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan kepada korban,” jelas ABP.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Babel Mulai Membaik

Untuk saat ini korban yang mengalami luka dibagian wajah tepatnya di pelipis telah di pindahkan ke asrama haji guna membuat suasana menjadi kondusif.

“Kami dari Satgas keributan ini harus diselesaikan tidak hanya dari kekeluargaan. Memang secara kekeluargaan sudah berdamai tetapi ini institusi dan yang bersangkutan (Ybs-red) adalah pasien atau tamu di wisma dan sudah membuat kegaduhan itu membuat kami perawat dan dokter hal itu tidak bisa dianggap sepele dan Ybs harus diproses secara hukum atau diberikan sanksi.

Kemudian mereka harus menyampaikan maaf secara resmi kepada wisma karantina, Dinkes dan kepada Satgas Covid-19 Babel,” tegas Andi. (aditya)

Sumber : https://okeyboz.com/index.php/2020/10/10/abp-luruskan-keributan-yang-terjadi-di-wisma-corona-babel/

News Feed