oleh

Kejari Basel Mulai Lidik Paket Pengadaan Pakaian Dinas Linmas dan Atribut Satpol PP Kab Basel.

Foto : Rudi Kurniawan Kasat Pol PP Basel

Babel, Siberindo.co- Kejaksaan Negeri Bangka Selatan mulai melakukan penyelidikan terhadap paket pengadaan pakaian dinas Linmas dan Atribut Satpol PP  Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2020 dengan pagu dana  sekitar Rp 1,2 milyar yang diduga bermasalah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Basel, Dody Prihatman Purba SH menyebutkan saat ini Kejaksaan Negeri Bangka Selatan sedang melakukan telaah terhadap paket pengadaan pakaian dinas Linmas dan atribut Satpol PP Kabupaten Bangka Selatan.

” Paket pengadaan tersebut sedang di telaah, dan rencananya akan dilakukan penyelidikan oleh bidang Pidsus Kejari Basel”, sebut Dody Purba kepada Deteksi Online, Senin (8/2).

BACA JUGA:  Mantan Gub Bengkulu AG Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Diketahui sebelumnya, adanya dugaan indikasi kongkalingkong dari PPK paket pengadaan pakaian dinas Linmas dan atribut Satpol PP Basel tersebut, dimana sebelum lelang, PPK sudah diduga membuat “kuncian” , agar peserta yang lain yang tidak dijagokan, tidak bisa lolos sebagai pemenang.

Dengan adanya “kuncian” itu, tidak ada satupun peserta lelang yang menang dan dilakukan lelang ulang juga seperti itu, ahirnya paket itu di PL kan kepada CV I yang diduga masih ada hubungan saudara dengan PPP RK.

BACA JUGA:  Beranguskan! Togel di Kota Jayapura

Sementara itu Pj Sekda Bangka Selatan Achmad Ansyori SH mengaku, paket tersebut sedang dalam pemeriksaan audit BPK, nanti bagaimana rekomendasi dari BPK.

” Sekarangkan BPK sedang meng audit di Basel, kita lihat nanti apa rekomendasi dari BPK”, akuinya, Jumat (5/2) kepada Deteksi Online.

Namun, saat disinggung adanya dugaan “kongkalingkong” dalam permainan lelang, Achmad Ansyori yang juga merangkap sebagai Kepala Dinas PU PR Kabupaten Bangka Selatan itu tidak mau menanggapinya lagi, dan mempersilahkan Deteksi konfirnasi kepada Kasat Pol PP Kabupaten Basel.

” Langsung konfirmasi ke Kasat Pol PP Basel “, terang Achmad Ansyori.

BACA JUGA:  Penyidik Pidsus Geledah Dan Sita Rumah Mantan Kepala BPRS Babel Cabang Muntok

Peran RK sebagai PPK sangat besar, karena dengan “kuncian” itu tidak ada peserta lelang yang memenangkan tendernya karena tidak memenuhi persyaratan yang dibuat oleh PPK, ahirnya paket pengadaan itu di PL kan oleh RK kepada CV I yang diduga masih ada hubungan saudara dengan RK, padahal paket itu bernilai Rp 1,2 Milyar.

Senada dengan Pj Sekda Basel, PPK paket tersebut RK mengatakan paket itu sedang dalam audit BPK.

” Masalah dimana, BPK lagi audit”, terang RK, Jumat (5/2)…(vina)

 

News Feed