oleh

Kasus Selingkuh Mulyanto, Bupati Bangka Tengah : Sudah Diberikan Sanksi Sesuai Undang-Undang Berlaku

Babel, Siberindo.co- Selingkuh memang indah jika tidak ketahuan, namun jika ketahuan, akan menjadi malapetaka. Seperti yang dialami oleh Kepala Dinas Kominfo Bangka Tengah inisial M baru-baru ini.

Gara-gara selingkuh sama bawahannya, Mulyanto dicopot dari Jabatannya selaku Kepala Dinas Kominfo, dikenakan penurunan Pangkat lebih rendah selama 3 tahun, dilaporkan ke Polisi oleh Suami pasangan selingkuhannya, masih syukur tidak diberhentikan sementara dari PNS nya, tetapi jika menjadi tersangka dan ditahan oleh pihak Kepolisian, bisa diberhentikan sementara.

Berikut sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang kemudian telah dicabut dan digantikan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (“PP 53/2010”).

BACA JUGA:  Mitra PT Timah Diduga Dapat Pasokan dari Kolektor, Benarkah ?

Jenis hukuman disiplin berat tersebut terdiri dari:

1. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun;

2. pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah;

3. pembebasan dari jabatan;

Namun patut dicatat, PNS juga dapat diberhentikan sementara jika ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.

Sementara itu Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin menjelaskan kepada Deteksi Online, Pemkab Bangka Tengah sudah memberikan semua sanksi kepada Mulyanto, mulai dari pencopotan sebagai Kepala Dinas dan penurunan Pangkat.

BACA JUGA:  Eddy: Kembalikan Saja

“Ini semua sudah kami berikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku”, jelas Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin, Sabtu (23/1) melalui pesan whats app.

Ia menambahkan, sanksi diberikan berdasarkan Undang-Undang dan sudah di evaluasi oleh Tim yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah.

“Sudah berdasarkan hasil evaluasi Tim yang dipimpin Sekda”, terang Yukianto Satin juga

Terkait adanya perdaimaian kedua belah pihak, hal itu dibantah oleh Kasatres Polres Bateng, karena sampai saat ini belum ada laporan resmi dari pelapor.

BACA JUGA:  Ungkap Kasus 200 Kg Shabu Dari Myanmar, Kapolda: Ini Modus Baru Pengiriman Dimasa Pandemi

Sementara Kasat Reskrim Polres Bangka Bangka Tengah AKP Rais Muin atas seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo menyampaikan terkait kasus dugaan perselingkuhan M sampai saat ini belum ada pencabutan resmi dari pihak pelapor.

“Sementara belum ada pencabutan resmi”, jelas AKP Rais saat menjawab konfirmasi dari Deteksi Online, Minggu (23/1) melalui pesan whats app.

Diketahui,  kasus dugaan perselingkuhan ini menjadi viral setelah  A ( suami pasangan selingkuhan Mulyanto) membuat laporan polisi (LP) di Polres Bangka Tengah…..(Vina)

 

 

 

 

 

News Feed