oleh

Gandeng STIE Pertiba, PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang Buka Pelatihan UMKM

Siberindo.Pangkalpinang — PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang kembali menunjukan komitmen dalam membina UMKM dengan tujuan bisa lebih produktif, kreatif dan mampu bersaing dalam skala nasional dengan segala keterbatasan di masa globalisasi pandemi Covid-19.

Bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi Ekonomi yang ada di kepulauan Bangka, PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang melakukan kegiatan Pelatihan dan Asistensi UMKM selama 2 hari dimulai dari tanggal 6-7 Oktober 2021. Sebanyak sepuluh (10) mitra binaan mengikuti kegiatan perusahaan bandara ini dan akan kembali dilakukan setelah dua bulan mendatang.

BACA JUGA:  Peringati Hari UMKM Nasional, ACT Bangka Borong Usaha Kecil di Pangkalpinang

Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang Muhammad Syahril menghimbau kepada pelaku usaha harus semangat, jangan pernah surut selalu berupaya guna meningkatkan perekonomian.

” Pelaku UMKM angan pernah lelah, dan harus selalu giat demi kemajuan dan mempercepat pemulihan ekonomi, khususnya dalam mendorong gerakan nasional bangga buatan Indonesia,” ujarnya.

“Kementerian BUMN juga telah menyediakan PADI ( Pasar Digital) sebagai market place dengan tujuan pelaku usaha dapat melakukan penjualan secara online bagi UMKM Binaan BUMN di seluruh Indonesia, jadi harapan kami UMKM Binaan PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang dapat memanfaatkan wadah tersebut sebagai media promosi produknya,” tegas Muhammad Syahril

BACA JUGA:  Polres Bangka Tengah Gelar Operasi Yustisi

“Kami juga terus berupaya agar komitmen mempromosikan produk-produk UMKM Binaan melalui event pameran, seperti Babel Expo, Belitung Expo dan event-event lain,” tambahnya.

Sementara Ketua STIE Pertiba Dr Wargianto, SE, M.M menyambut gembira kerjasama ini dan akan menyiapkan sumber daya manusia kampus yang handal dalam membina pelaku UMKM pada kegiatan pelatihan ini.

BACA JUGA:  ABP: Jangan Sepelekan Transmisi Lokal !

” Kami akan menunjuk dosen yang handal, syarat pengalaman dan secara kualifikasi sudah setara doktor sebagai pembina pelaku UMKM dalam kegiatan ini, ” ujarnya.

Melalui kegiatan pelatihan dan asistensi ini diharapkan dapat membantu permasalahan atau kendala bagi UMKM, sehingga dapat berkembang dan dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Bangka Belitung dengan tujuan akhir dapat meningkatkan perekonomian. (Redaksi)

News Feed